Katajember

Mencerahkan Menyegarkan

Napak Tilas Perjuangan KH. M. Umar bin Ikrom

KataJember.com – Sukowono – Menyambut malam tahun baru Islam 1442 Hijriyah, Rabu malam, 19 Agustus 2020, Wakil Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief, mengikuti napak tilas perjuangan KH. M. Umar bin Ikrom di Kecamatan Sukowono.

Tepatnya di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Sumberwringin. Pondok ini merupakan salah satu pondok terbesar di Kabupaten Jember.

Napak tilas ini melalui rute dari Desa Sumberwringin, Mojogemi, Sukowiryo, dan terakhir di Desa Sukojember. Jarak tempuh sekitar 10 km. Para kiai serta lebih seribu santri dan alumni mengikuti kegiatan itu.

Menurut wabup, KH. M. Umar turut berjuang untuk melawan penjajah. Beliau pun pernah mengungsi ke Mojogemi, di rumah almarhum Kiai Bukhori, ketika hampir terperangkap oleh penjajah.

Indonesia tidak akan merdeka tanpa adanya peran dari para ulama. “Oleh karena itu, para santri harus tahu bahwa perjuangan belum selesai dan harus dilanjutkan oleh para santri,” terang wabup.

“Bahkan beliau wafat di tahun 1980-an, yang berarti ikut juga mengisi kemerdekaan,” lanjutnya saat memberikan sambutan pemberangkatan.

Napak tilas sangat penting bagi santri agar kenal dengan perjuangan yang telah dilakukan oleh para pendahulu. “Para pendahulu melakukan perjuangan yang sangat luar biasa dalam merebut kemerdekaan,” ujar wabup.

Para santri harus melanjutkan perjuangan almarhum KH. M. Umar. Dengan melanjutkan perjuangan, santri pun menjadi orang yang bermanfaat ketika kembali ke masyarakat.

Selain itu, wabup berpesan agar santri bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu hingga pendidikan tertinggi. “Semakin tinggi pendidikan, semakin mungkin juga untuk memberikan manfaat kepada sesama,” tutur wabup.hjr